Sennheiser Group tetap tangguh di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan
29 Juni 2026
Perusahaan keluarga yang dikelola secara independen ini membukukan pendapatan sebesar €463,1 juta pada tahun fiskal 2025
Jakarta, 29 Juni 2026 – Sennheiser Group melaporkan pendapatan sebesar €463,1 juta pada tahun fiskal 2025. Di tengah kondisi yang ditandai oleh volatilitas ekonomi global yang berkelanjutan, penurunan permintaan, dan persaingan yang semakin ketat, perusahaan keluarga independen ini tetap menunjukkan ketangguhannya. Sennheiser terus menjalankan berbagai inisiatif strategis utama serta mempertahankan investasi jangka panjangnya dalam penelitian dan pengembangan. Selain itu, pada tahun 2025, Spectera – ekosistem wireless broadband bidirectional pertama di dunia – memasuki tahap pengiriman kepada pelanggan. Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) tercatat sebesar €19,4 juta.
.jpg)
“Tahun 2025 kembali menjadi tahun yang penuh tantangan, baik dari perspektif ekonomi maupun geopolitik,” ujar Andreas Sennheiser, CEO Sennheiser Group. “Sejak awal, kami memahami bahwa dinamika yang terjadi di pasar kami bukanlah fenomena sementara.” Secara keseluruhan, Sennheiser Group mencatat penurunan pendapatan yang moderat sebesar 5,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Daniel Sennheiser, yang menjabat sebagai Chairman of the Board of Directors Sennheiser Group sejak 1 Januari 2026, menambahkan: “Hal ini menjadikan kemampuan untuk tetap responsif, terus mendorong berbagai proyek strategis utama, serta menjaga kedekatan dengan pelanggan menjadi semakin penting bagi kami. Kami dapat mewujudkannya berkat arah strategi yang jelas dan komitmen tim kami di seluruh dunia—yang sekaligus menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan di masa depan.”
Perkembangan Pendapatan Berdasarkan Wilayah
.jpg)
Wilayah EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika) kembali menjadi pasar terbesar berdasarkan pendapatan, dengan kontribusi sebesar €215,8 juta. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,0 persen. Pasar domestik Jerman mencatat penurunan sebesar 11,8 persen, yang terutama disebabkan oleh melemahnya permintaan akibat kondisi ekonomi secara keseluruhan yang masih lesu. Di wilayah AMERICAS, pendapatan menurun 5,2 persen menjadi €142,6 juta. Sikap belanja yang lebih hati-hati di pasar Amerika Serikat terutama dipengaruhi oleh kondisi politik dan ketidakpastian ekonomi. Dengan kontribusi sekitar 30 persen terhadap total pendapatan, wilayah ini tetap menjadi pasar strategis utama bagi Sennheiser Group. Sementara itu, wilayah APAC mencatat pendapatan sebesar €104,7 juta, turun 4,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. India kembali menunjukkan kinerja yang positif dan terus membuktikan posisinya sebagai salah satu pasar pertumbuhan yang penting di kawasan tersebut.
“Kinerja masing-masing wilayah pada tahun fiskal 2025 mencerminkan kondisi ekonomi global yang masih penuh volatilitas,” ujar Daniel Sennheiser. “Kehadiran internasional kami memungkinkan kami memahami dinamika setiap pasar secara lebih mendalam. Melalui tim lokal yang kami miliki, kami dapat memahami kebutuhan pelanggan di setiap wilayah dan meresponsnya secara tepat sasaran.” Andreas Sennheiser menambahkan: “Di wilayah AMERICAS, kami terus melihat peluang pertumbuhan yang signifikan meskipun dihadapkan pada tekanan persaingan yang tinggi, khususnya di segmen broadcast dan immersive audio. Sementara itu, di APAC, India menunjukkan potensi besar yang muncul seiring dengan semakin luasnya adopsi teknologi di lingkungan universitas, institusi publik, dan sektor korporasi.”
80 Tahun Inovasi dan Investasi untuk Masa Depan
Pada tahun 2025, Sennheiser merayakan hari jadinya yang ke-80 melalui berbagai kegiatan sepanjang tahun, termasuk acara internal dan kampanye eksternal yang menyoroti nilai-nilai yang telah menjadi fondasi perusahaan sejak 1945: menghadirkan pengalaman suara yang luar biasa serta inovasi teknologi. Pada tahun perayaan ini, Sennheiser juga terus berinvestasi secara konsisten demi masa depan. Penelitian dan pengembangan tetap menjadi fokus utama perusahaan. Pada tahun 2025, Sennheiser Group berinvestasi €48,1 juta, atau sekitar 10 persen dari total pendapatannya, untuk pengembangan lebih lanjut portofolio produk, solusi software, serta integrasi antara hardware dan layanan. Selain itu, sekitar €5,8 juta diinvestasikan ke fasilitas produksi milik perusahaan di Jerman dan Rumania. Langkah ini menegaskan komitmen jangka panjang Sennheiser terhadap inovasi dan pertumbuhan organik, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
.jpg)
Salah satu contoh nyata investasi jangka panjang dalam penelitian dan pengembangan ini adalah Spectera. Ekosistem wireless broadband bidirectional pertama di dunia ini dikembangkan selama lebih dari sepuluh tahun dan mulai dikirimkan kepada pelanggan pada tahun 2025. “Bagi kami, Spectera bukan sekadar produk baru – melainkan sebuah pendekatan yang sepenuhnya baru,” ujar Andreas Sennheiser. “Ekosistem ini terus berkembang: fungsi-fungsi baru dapat ditambahkan melalui software, dan masukan dari pelanggan dapat langsung diintegrasikan ke dalam proses pengembangan lebih lanjut. Hal ini menciptakan dinamika yang benar-benar baru.”
Pada saat yang sama, Sennheiser Group terus mendorong digitalisasi dan mengoptimalkan proses bisnisnya. Fokus utama diarahkan pada pengembangan lebih lanjut rantai nilai digital, kanal interaksi pelanggan baru (touchpoints), proses backend yang modern, serta arsitektur berbasis cloud. Sennheiser juga mencatat kemajuan dalam aspek keberlanjutan. Pada tahun 2025, Sennheiser memperkenalkan sistem manajemen energi sesuai dengan standar DIN EN ISO 50001 dan terus menjalankan target iklim yang telah ditetapkan dalam strategi perusahaan.
Peluncuran Produk yang Sukses di Pasar
Sennheiser Group terus mempertahankan fokus strategisnya pada bisnis solusi audio profesional. Fokus ini tercermin melalui sejumlah peluncuran produk yang sukses di pasar sepanjang tahun 2025. Selain dimulainya pengiriman Spectera, berbagai produk baru lainnya seperti mikrofon stereo shotgun MKH 8018 serta pengembangan pada platform EW-DX turut memperluas portofolio produk Sennheiser. Melalui TeamConnect Ceiling Medium Ceiling Tile, Sennheiser juga melengkapi rangkaian produknya untuk mendukung kebutuhan lingkungan rapat hybrid. Kemitraan strategis serta solusi sistem yang independen terhadap platform turut memperluas berbagai kemungkinan penerapan produk Sennheiser di seluruh dunia.
Neumann menghadirkan terobosan baru dalam bidang produksi audio imersif: melalui RIME (Reference Immersive Monitoring Environment), Neumann menawarkan sebuah plug-in untuk kebutuhan monitoring dan mixing imersif dalam format multichannel seperti Dolby Atmos melalui headphone. Sementara itu, VIS (Virtual Immersive Studio) membuka berbagai kemungkinan baru untuk alur kerja mixing spasial dalam lingkungan augmented reality (AR). Solusi ini dirancang untuk Apple Vision Pro dan memungkinkan kontrol yang intuitif, termasuk untuk Logic Pro di perangkat Mac.
Sennheiser Mobility berkembang menjadi salah satu area bisnis yang sangat dinamis pada tahun 2025. Faktor utama yang mendorong pertumbuhan mencakup perluasan portofolio pelanggan serta keberhasilan peluncuran berbagai produk. Beberapa pencapaian penting antara lain peluncuran global Sennheiser Signature Sound System dengan pemrosesan sinyal berbasis AMBEO pada model smart #5 Premium dan #5 BRABUS, peluncuran berkelanjutan smart #1 di berbagai pasar, pengenalan Morgan Supersport, serta kemitraan dengan CUPRA. Selain itu, bisnis lisensi (licensing business) juga berkontribusi menghasilkan pendapatan tambahan.
Outlook
Sennheiser Group memperkirakan kondisi yang penuh volatilitas akan terus berlanjut pada tahun fiskal berjalan. “Kami tidak memperkirakan bahwa lingkungan ekonomi dan geopolitik akan menjadi lebih mudah dalam jangka pendek,” ujar Daniel Sennheiser. “Hal ini menjadikan kemampuan untuk tetap tangguh dan mengambil langkah dengan pandangan yang jelas ke depan semakin penting. Sebagai perusahaan keluarga independen, kami dapat mengambil keputusan dengan perspektif jangka panjang—sehingga dapat memperkuat keberlanjutan dan daya tahan perusahaan di masa depan.”
“Salah satu keputusan tersebut adalah menggabungkan Business Unit Pro Audio dan Business Communication yang sebelumnya terpisah pada awal tahun 2026,” tambah Andreas Sennheiser. “Saat ini, pelanggan kami lebih banyak berpikir berdasarkan aplikasi dan alur kerja—serta mengharapkan pengalaman yang sederhana dan konsisten di seluruh touchpoint. Dengan langkah ini, kami dapat mengembangkan dan menawarkan solusi terintegrasi yang mencakup hardware, software, dan layanan secara lebih konsisten dari perspektif pelanggan. Dengan demikian, kami membangun fondasi penting untuk kembali memperkuat posisi di pasar dan bersama pelanggan menciptakan masa depan industri audio.”
Laporan tahunan 2025 dapat anda temukan di sini:

Andreas Sennheiser memberikan refleksi tentang tahun 2025 dalam wawancara CEO:
Tentang Sennheiser Group
Membangun masa depan audio dan menciptakan pengalaman suara yang unik bagi para pelanggan – itulah aspirasi yang menyatukan seluruh karyawan Sennheiser Group di berbagai belahan dunia. Perusahaan independen milik keluarga ini didirikan pada tahun 1945. Saat ini, perusahaan dikelola oleh generasi ketiga di bawah kepemimpinan Dr. Andreas Sennheiser, dan dikenal sebagai salah satu produsen terdepan di bidang teknologi audio profesional.
sennheiser.com | neumann.com | merging.com
Sennheiser Group Tetap Tangguh di Tengah Kondisi Pasar yang Penuh Tantangan.docx
DOCX - 2.3 Mb
Sennheiser Group Tetap Tangguh di Tengah Kondisi Pasar yang Penuh Tantangan.pdf
PDF - 142 Kb

Phang Su Hui
Communications Manager, APAC, Sennheiser Electronic Asia Pte Ltd

Septa Perdana
.png)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

